Pages

Sunday, February 19, 2017

"Frequently Asked Questions" (FAQ) mengenai Kelomang Darat

Post ini berisi pertanyaan-pertanyaan yang sering dilontarkan oleh hobbyst kelomang darat. Dalam post kali ini, pertanyaannya akan dijawab secara singkat, padat dan jelas. :D


1. Kelomang itu Sendiri

  • Kelomang itu sama dengan keong mas atau siput???
          Kelomang termasuk dalam filum "Anthropoda" sedangkan siput atau keong itu termasuk dalam           filum "Mollusca". Kalau masih lupa, coba liat kembali buku biologi SMP atau SMA anda :D



Bekicot termasuk Molusca, Kelomang termasuk Anthropoda

  • Cangkang yang dipakai kelomang apakah bisa membesar seiring dengan membesarnya kelomang?
          Cangkang yang dipakai kelomang merupakan cangkang yang berasal atau dengan kata lainnya           dibuat oleh filum Mollusca atau alias keong atau siput. Jadi, cangkang yang dipakai kelomang              tidak akan membesar, melainkan mirip seperti Baju yang kita pakai. Kalau sudah kekecilan,                yaa ganti dengan yang lebih besar

2. MAKANAN
  • Kelomang itu makannya apa saja? Ribet??
Dia termasuk omnivora atau hewan pemakan segala baik sayur mayur, buah, kacang2, daging, dan lain2. Jadi ga ribet kok

  • Apakah kelomang boleh makan makanan seperti nasi goreng, ayam goreng, pizza, dll?
Bahan yang terkandung dalam makanan tersebut belum sepenuhnya aman bagi kelomang meskipun mereka dapat makan segalanya.

3. Minuman

  • Kelomang butuh minum ga?
Yo, jelas butuh minum, air merupakan sumber kehidupan di bumi ini. 

  • Trus bagaimana pemberian minumnya?
Sediakan satu wadah air tawar dan satu wadah air asin/ laut. 

  • Kalau ga ada air laut, bagaimana? 
Kalau tidak ada air laut, bisa menggunakan garam ikan, namun dosisnya sulit ditentukan

  • Bolehkah memakai air PAM untuk air minum kelomang?
Sebaiknya jangan, atau kalaupun terpaksa, air PAM harus didiamkan selama semalam atau diberi aerasi sebelum diberikan ke kelomang. Aerasi bisa diberikan menggunakan aerator.


4. Crabitat


  • Wadahnya apa boleh pakai ember atau harus akuarium?
Boleh sajaa kok memakai ember, asal jangan sampe membuat mereka mudah melarikan diri. Penggunaan akuarium hanya untuk supaya lebih enak dilihat ketimbang menggunakan ember yang hanya bisa dilihat dari atas.
  • Apa boleh menggunakan media pasir bangunan?
Boleh sajaa, asal jangan pasir bangunan yang berwarna hitam. Pilihlah yang berwarna coklat!! Kenapa ga hitam? Krn pernah dicoba dan hasilnya pasir tsb malah menempel seperti semen saat kering.
  • Untuk media campuran, bagaimanakah campurannya?

Media campuran yang saya pakai adalah sekam bakar, cocopeat, pasir bangunan dengan kombinasi
  • Apa sih fungsi cocopeat dan pasir bangunan?
Fungsi cocopeat adalah sebagai penjaga kelembapan serta porositas media
  • Berapa kedalaman media yang paling baik?
Menurut buku " Land Hermit Crabs: From Experts at Advanced Vivarium Systems", diperlukan 7,5 cm media untuk kelomang ukuran kecil dan 15 cm untuk ukuran kelomang besar (Vosjoli 2005).
  • Berapa jumlah kelomang per meter persegi?
Menurut buku " Land Hermit Crabs: From Experts at Advanced Vivarium Systems", sebanyak 6 ekor kelomang kecil memerlukan 38 liter space, 



5. Molting
  • Apa sih ciri-ciri molting?
Ciri-ciri molting itu pertama mata sudah mulai buram (seperti katarak), kelomang seakan2 seperti akan mau mati, pergerakan sangat minim, dan terlihat menyendiri dan mengumpat di dalam pasir
  • Lalu klo dia mau molting, kita harus bagaimana?
Proses molting sebaiknya jangan diganggu, tapi jika ga sengaja menemukan kelomang molting, lebih baik dipindah ke tempat isolasi supaya tidak dikanibal oleh temannya serta menjaga kelembapannya yang mendukung dia untuk molting.
  • Apa tandanya dia sudah molting?
Tanda dia sudah melalui molting adalah adanya bulu-bulu halus yang cukup banyak di sekujur tubuhnya dan kuku hitam di kakinya
  • Kelomangku tiba2 bau, tapi tidak busuk, kenapa itu?
Itu bau yang ditimbulkan saat molting, seperti mencium bau kalsium
  • Apa yang seharusnya dilakukan jika melihat kelomang molting di luar alias surface molting?
Surface molting
Surface molting adalah molting yang dilakukan di luar media, normalnya molting dilakukan di dalam media dengan cara mengubur diri. Jadi yang harus dilakukan adalah memindahkannya ke tempat yang terisolasi.
  • Kalau tiba2 menggali media dan menemukan kelomang molting, bagaimana yang harus dilakukan?
Sama, ambil kelomangnya, lalu taruh di tempat terisolasi.

  • Okee, lalu bagaimana membuat tempat terisolasi?
    Spagnum moss
Sangat mudah, anda hanya butuh tempat dengan tutupnya. Masukkan kapas atau spagnum moss atau forest moss atau sponge untuk cuci mobil dan piring, lalu kasih air tawar atau air asin (lebih baik air asin atau laut), lalu tutup tempat tersebut (jangan terlalu rapat). Taruhlah ditempat gelap atau bisa dilapis dengan kertas atau plastik hitam
  • Kalau ada bagian kelomang yang putus, apakah bisa balik lagi?
Bisa, meskipun dalam waktu yang cukup lama 

Wednesday, October 26, 2016

Sifat-sifat komposisi media kelomang

Sabut kelapa

Sabut kelapa terdiri dari serat dan gabus sebagai penghubung antar serat. Sabut kelapa mengandung senyawa kimia seperti selulosa, lignin, arang, tanin, potasium, magnesium dan mineral lainnya. Sabut kelapa yang dihancurkan akan menjadi serbuk kelapa atau cocopeat Jika kalian pernah memelihara reptil, serbuk kelapa ini juga biasa dipake sebagai alas media seperti Eco Earth.

Sifat serbuk kelapa:
1. Memberikan porositas pada media
2. Menyimpan air  6 kali lipat dari volumenya
3. Halus, tidak dapat dicuci
4. Mudah ditumbuhi jamur jika terlalu lembap
5. Biasa digunakan untuk menyerap sisa buangan hewan supaya tempat hewan tetap kering dan bersih
6. Mudah dan murah serta tak merusak alam didapat dari buah kelapa
7. Cepat kering saat dijemur
8. 100% organik, alami dan ramah lingkungan

Sekam Bakar

Sekam bakar merupakan bagian dari padi yang kering dan tidak dapat dikonsumsi. Sekam berfungsi untuk melindungi endosperm dari padi tersebut. Sekam bakar bersifat basa yaitu pH antara 8.5-9. Hal tersebut dapat mencegah jamur dan bakteri untuk tumbuh. 

Sifat sekam bakar:
1. Memiliki kemampuan serap air
2. Membuat porositas yang baik 


Pasir pantai
Pasir pantai sangat mudah ditemui di pantai-pantai. Pasir pantai secara umum dibagi 2 yaitu pasir hitam dan pasir putih. Kedua jenis pasir sama saja, hanya penggunaan pasir hitam cenderung terkesan kotor. Pasir pantai merupakan media umum yang dapat digunakan oleh para hobbyst kelomang darat dan laut. 

Sifat dari pasir pantai:
1. Mudah kering
2. Membentuk porositas
3. Mudah menyerap air

Namun sifat-sifat diatas dipengaruhi oleh bentuk pasir. Jika pasir  memiliki ukuran kecil-kecil, maka pasir tersebut mudah menyerap air, namun sulit kering dan porositas menjadi berkurang. Jika pasir berukuran besar, pasir sulit menyerap air namun mudah kering dan porositas yang baik.

Humus
Humus adalah gabungan dari beberapa hasil pelapukan barang organik yang dibantu dengan mikroorganisme tertentu. Bahan organik yang dimaksud adalah jasad tanaman dan hewan yang mati. Banyak macam dari humus, ada yang terdiri dari bahan organik  yang belum lapuk ataupun yang sudah hancur. Kalau pengalaman saya, humus yang dipakai hanya yang berasal dari tanaman dan biasanya dicampur dengan media lain dengan kombinasi tertentu.

Sifatnya:
-Membentuk porositas terutama jika humus masih berbentuk kasar
-Mudah kering
-Banyak mengandung unsur hara

Pecahan Koral
Pecahan koral biasa ditemukan di daerah pantai. Pecahan koral banyak mengandung mineral-mineral yang dibutuhkan seperti kalsium, magnesium, dan lain-lain. 

Sifatnya:
-Porositas sangat tinggi
-Kurang menyerap air
-Sulit dibentuk
-Kasar dan mudah melukai abdomen

Pecahan koral tidak terlalu baik untuk molting dikarenakan tidak membentuk struktur gua, namun kandungan mineralnya sangat baik bagi kelomang.

Tanah/Pasir

Media tanah yang digunakan adalah tanah perkarangan, pasir bangunan, dan pasir malang.

i. Tanah Perkarangan
Tanah ini mengandung banyak sekali nutrisi dan mineral, dan biasanya mudah sekali ditumbuhi rerumputan. 

Sifatnya:
- Mudah menyerap air
- Kaya akan nutrisi dan mineral

Penggunaan media ini biasanya untuk kelomang stroberi, brevimanus, dan violascens, namun kekurangannya adalah air minum yang biasa digunakan untuk mandi dan minum akan cepat kotor, sehingga harus sering diganti

ii. Pasir Bangunan
Pasir bangunan yang dimaksud adalah pasir yang berwarna kecoklatan bukan yang berwarna hitam. Biasanya digunakan untuk campuran media dengan humus, sekam, dan cocopeat.

Sifatnya:
- Mudah menyerap air
- Mudah mengeras saat kering
- Crabitat terkesan kotor dan air minum mudah kotor

iii. Pasir Malang
Pasir malang merupakan lahar yang berasal dari letusan gunung berapi dan kemudian mengeras.

Sifatnya:
-Keras, takutnya bisa melukai abdomen kelomang
-Porositas tinggi
-Sulit menyerap air

Pasir malang sifatnya tajam dan keras, sehingga bisa melukai abdomen kelomang yang sangat sensitif. 

Sekian :D

Tuesday, August 16, 2016

Ringkasan Jurnal: Protein nutrition in Crustaceans

Kali ini saya akan membahas, sebenernya lebih ke arah meringkas jurnal yang berkaitan dengan kelomang darat. Untuk mengunduh jurnal diatas, kalian bisa copy judul diatas dan cari dengan mbah gugle.Berikut ringkasannya:

Seperti yang kita ketahui, protein berfungsi untuk membentuk sel-sel tubuh serta memperbaikinya. Hal itu berkaitan dengan pertumbuhan dari makhluk hidup yang mengonsumsinya. Namun tahukah kalian jika protein tersebut tersusun atas kumpulan asam amino yang saling berikatan satu sama lain?

Pasti kalian pernah SMA bukan? Kelomang sendiri termasuk dalam golongan crustacea

Dalam jurnal, konsumsi makanan crustacea bervariasi tergantung pada jenisnya masing-masing. Untuk udang, 30-57% makanannya berupa protein. Untuk lobster, 33-35% makanannya adalah protein. Selain jenis, pengaruh lingkungan juga berpengaruh pada kebutuhan konsumsi protein seperti salinitas, ukuran, tingkat pertumbuhan (Proecdysis, Ecydysis, MetaecydysisAnecydysis), dan lain-lain.

Seperti yang kita ketahui bahwa protein tersusun atas kumpulan asam amino yang saling berikatan satu sama lain. Sebenarnya atau Faktanya, asam amino yang telah tereksplorasi sampai saat ini mencapai 20 macam (Bettleheim et al. 2009). Sebanyak 20 macam asam amino ini akan membentuk protein yang bermacam-macam pula. Dalam pembentukkan protein, diperlukan banyak asam amino. Kekurangan asam amino dapat menurunkan produksi protein. Berikut beberapa asam amino yang penting di Crustacea:
1. Arginine
2. Histidine
3. Isoleucine
4. Leucine
5. Lysine
6. Methionine
7. Phenylalanine
8.Threonine
9. Tryptophan
10. Valine
Hal berikut tidak dimaksudkan bahwa asam amino di luar asam amino diatas tidak penting, namun hanya dibutuhkan sedikit.
Methionine (Sumber: Google)

Menurut jurnal, asam amino yang dibutuhkan oleh crustacea memiliki kesamaan dengan spesies ikan bersisik, namun  crustacea memang membutuhkan lebih banyak asam amino sulfur yang dapat meningkatkan ketahanan hidup dan pertumbuhannya.
Lobster (Sumber: Google)

Dari 10 asam amino yang telah disebutkan, methionine merupakan salah satu asam amino yang telah diketahui dapat meningkatkan ketahanan hidup udang dan dapat mengoptimalkan pertumbuhannya. Begitu pula dengan lobster, makanan lobster yang kaya akan methionine akan menghasilkan kenaikan berat tubuh lobster yang lebih baik dan meningkatkan ketahanan hidupnya.  Selain itu, methionine juga penting untuk molting bagi para crustacea. Menurut saya, hal-hal tersebut dapat dikaitkan dengan kelomang darat karena lobster dan udang merupakan kerabat dekatnya.

Terakhir, kita tahu bahwa selama ini tepung ikan atau ikan rucah sebagai pakan ikan atau udang maupun lobster sangatlah tidak ekologis. Hal itu dikarenakan jumlah ikan rucah atau tepung ikan yang diberikan tidak sebanding atau bahkan jauh dari hasil berat yang didapat pada ikan ternak atau udang maupun lobster. Pada jurnal ini, tepung kedelai dan telur yang mengandung banyak methionine baik digunakan untuk menggantikan tepung ikan atau ikan rucah sebagai pakan ikan atau udang maupun lobster. Namun untuk kedelai, beberapa hal masih perlu diteliti karena adanya faktor anti nutrisi (contoh: asam fitat), palatibilitas yang buruk ( adanya gizi-gizi lain yang tidak terdapat di kedelai), dan kadar methionine yang kurang mencukupi.

DAFTAR PUSTAKA
Mente E.2006. Protein nutrition in crustaceans. Perspectives in agriculture, veterinary science, nutrition and natural resources 1(43):1-7.

Bettelheim FA, Brown WH, Campbell MK, Farrel SO.2009. Introduction to organic and biochemistry. Massachusetts: Cengage Learning.

Monday, June 6, 2016

Molting: Surface molt or Underground Molt

Setelah beberapa lama saya memelihara, saya pun mendapat pengalaman dan tentunya ide untuk menulis topik tersebut. 

Menurut saya, molting terbagi atas 2 teknik yang berbeda yang sering dilakukan kelomang.

Surface molt atau molting di permukaan media adalah molting yang dilakukan tanpa kelomang membuat gua di dalam media alias mengubur diri. Molting ini bisa dilakukan dengan atau tanpa perlindungan seperti dedaunan, kayu, atau gua dari batok kelapa dan lain-lain. Molting tersebut biasa dilakukan oleh kelomang berukuran small hingga medium karena mengandalkan kecepatan proses molting. Surface molting juga dapat terjadi karena kondisi media yang kurang tebal atau terlalu kering. Namun surface molting juga dapat terjadi meskipun kondisi media sudah dalam keadaan baik. Jadi semua diserahkan pada kelomang itu sendiri

Underground molt atau molting di dalam media adalah molting dilakukan dengan menggali atau mengubur dan membuat struktur gua. Teknik ini sangat sering dilakukan baik dari ukuran small hingga XXL.
Umumnya kelomang akan melakukan underground molt karena kondisi lingkungan diluar yang kurang memungkinkan untuk molting dan juga disebabkan banyaknya kelomang dalam satu crabitat sehingga dia takut seandainya dikanibal oleh temannya.

Semoga berguna


Tuesday, May 31, 2016

Molting: Jika menemukan kelomang sedang molting

Kali ini akan membahas topik tentang molting, topik yang sepertinya ga pernah selesai karena sulitnya menghadapi molting hehehe

Topik ini cukup baru karena topik ini berdasarkan pengalaman saya sendiri

Sebelum masuk ke topik, saya harus menjelaskan tahap-tahap yang terjadi selama molting. Namun saya sudah membuat topik itu terpisah dari topik kali ini.
Okee...
Jika tiba-tiba anda menemukan kelomang anda masih menguburkan diri di dalam pasir dan berada pada tahap Metaecydysis, sebaiknya langsung anda pisahkan ke tempat lain, beri sedikit media, air minum, dan tutup supaya mengkondisikan kondisi gelap tetapi jangan tutup rapat. Tetap kontrol kelembapan dengan memberi air minum atau menyemprotkan air.

Tetapi jangan lakukan hal berikut seperti:

1. Menaruh kelomang kembali ke dalam lubang persembunyiannya
2. Menaruh kembali ke crabitatnya
3. Membuat lubang baru di tempat isolasi
4. Menutup rapat tempat isolasi

Karena dapat membahayakan kelomang itu sendiri

Ini cuma sharing pengalaman saja tentang molting

Hopefully you enjoyed

Thanks

Sunday, May 29, 2016

Molting: Tahap-tahap molting

Pasti anda mau tahu apa sih siklus dari molting pada kelomang darat???

Langsung saja to the point deh...

Jadi ada 4 tahapan dari siklus molting kelomang darat yaitu:
1. Proecdysis atau dikenal dengan sebutan "pre molt" atau sebelum molting
2. Ecydysis atau dikenal molting
3. Metaecydysis atau dikenal dengan "post molt" atau setelah molting
4. Anecydysis atau dikenal dengan "inter molt" atau waktu antara selesai molting dan molting lagi

Okeee, kita akan bahas satu per satu tahapannya

1. Proecdysis
Tahapan ini berlangsung sebelum kelomang akan molting. Tahapan ini meliputi pembentukan lapisan kulit baru di bawah lapisan kulit lamanya serta pembentukan anggota tubuh yang baru jika ada bagian tubuh yang lepas seperti kaki atau capit. Oleh karena itu, pada tahap ini memerlukan banyak sekali asupan mineral terutama kalsium dan magnesium.

2. Ecydysis 
Tahapan ini adalah tahapan dimana kelomang melepas kulit lamanya dan menggantinya dengan kulit barunya

3. Metaecydysis 
Tahapan ini adalah tahapan pengerasan kulit barusan. Dalam proses ini, kelomang akan memakan kulit lamanya dan beristirahat setelah proses molting yang melelahkan

4. Anecydysis
Tahapan ini adalah tahapan kelomang keluar dari tempat bersembunyinya dan memulai mencari makan untuk digunakan molting di kemudian hari serta memulihkan energinya setelah dipakai untuk molting. Mineral-mineral yang dikonsumsi akan disimpan dalam sebuah organ untuk kemudian digunakan untuk molting.


Berikut tahap-tahap dari molting, semoga berguna.....



Tuesday, August 4, 2015

Coenobita violascens

Kali ini saya membahas tentang kelomang yang cukup banyak ditemui dan digemari

Jadi, kalian mungkin tahu tentang kelomang ini tapi lupa nama latinnya??
Gapapa kok, jadi nama latin mereka adalah Coenobita violascens *yeay*

Niih penampakannya:


Violascens versi terang
Violascens versi gelap

Berikut penjelasan lengkapnya...

Apa itu Coenobita violascens?
Si nakal violascensI
Coenobita violascens merupakan salah satu kelomang yang unik dan menarik. Kelomang ini meskipun terkenal agak galak, namun kelomang tersebut memiliki warna yang menggoda para hobbies kelomang. Violascens berasal dari kata "violet" yang berarti warna violet.

Penyebaran
Kelomang jenis ini sangat mudah ditemukan di pantai-pantai di daerah asia tenggara terutama di Indonesia. Penyebarannya meliputi daerah Asia Tenggara seperti Filipina, Taiwan, Thailand, dan Indonesia. Untuk di Indonesia sendiri terdapat di Pulau Sumatera, Bali, Jawa, dan Kalimantan. 

Habitat
Pada habitat pantai, mereka biasa ditemukan di dekat vegetasi atau dekat rawa-rawa atau dekat muara sungai. Biasanya mereka juga berkumpul bersama jenis lain seperti C. rugosus dan C.cavipes.
Karakteristik
Karakteristik kelomang ini adalah warna tubuhnya yang khas yaitu dari kuning oranye hingga biru marun. Hal lain yang unik adalah tangkai matanya yang diselimuti warna khas badannya dan warna antennule nya yang berwarna merah darah seluruhnya. Mereka memiliki chela yang cukup besar dan cembung jika dibandingkan dengan C. rugosus dan memiliki setoe yang lebih teratur dibandingkan C.rugosus Mereka juga tidak menyukai cangkang seperti keong mas, Turbo, dan semua cangkang yang berulir pendek melainkan menyukai cangkang yang berulir panjang seperti keong macan, Bufonaria echinata, Pleuroploca trapezium, Tutufa bufo, dan Turritella terebra, dll.



Ksatria baja hitam
Penanganan
Jika dipelihara, kelomang ini cukup mudah untuk dipelihara ketimbang kelomang stroberi karena daya adaptasinya yang cukup baik dan tidak mudah stress. Untuk makanan tidak ada yang khusus, hanya untuk minumnya lebih banyak disediakan air tawar. Hati- hati kelomang ini juga sedikit usil dengan kelomang lain dalam mencari cangkang dan dominansi terutama untuk ukuran "Large". Kesulitan memelihara kelomang ini adalah cangkangnya yang cukup spesifik sehingga membuat para hobbiest kesal dan harus mencari cangkang dengan jenis tertentu yang disukai jenis ini.

Berikut gambar cangkang yang biasa disukai oleh jenis tersebut:


TERIMA KASIH!!!

Thursday, May 21, 2015

Keuntungan dan kekurangan dalam memelihara Kelomang darat *NEW UPDATE*

Setiap peliharaan pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam pemeliharaan kelomang darat, tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Keuntungan memelihara kelomang darat yang bikin kita mau pelihara terus:

1. Warna tubuh mereka sungguhlah indah dan penuh warna


Pasti anda jarang melihat hewan yang bisa berwarna merah menyala atau biru seperti warna laut....Kelomang memiliki warna merah yang mirip dengan buah Stroberi yaitu Coenobita perlatus dan biru blueberry yaitu Coenobita purpureus.
Coenobita purpureus (Sumber: Felix J. Wang)


Coenobita perlatus (Sumber: milik sendiri)
2.Mereka merupakan hewan sosial
Mereka merupakan hewan sosial, sama seperti kita. Oleh karena itu, milikilah lebih dari dua ekor keloamang di dalam crabitat. Menurut penelitian, jika kelomang dipelihara sendiri maka mereka akan stress.
Mereka tak bisa hidup jika sendiri




3.Untuk pelepas lelah setelah bekerja

 Gerak gerik dan keingintahuan mereka untuk menjelajahi setiap sudut crabitat membuat kita ingin tahu dan bahagia.






4. Kita bisa mempercantik kelomang kita dengan memberi "pakaian" yang unik dan menarik

Anda bisa menambah keindahan kelomang darat kesayangan dengan memilihkan baju yang sesuai, indah dan cocok dengan si pemakai. Namun, jangan menambah keindahan kelomang darat dengan cara mengecat cangkangnya  karena kita tidak tahu seberapa bahayanya cat tersebut bagi kelomang.


Cangkang yang cukup indah

5.Berkreasilah dengan Crabitat anda!!



Dekorasilah crabitat anda sesuai yang anda inginkan dan berkreasilah sesuai selera anda!!! Tips-tips yang penting adalah meniru dari habitat aslinya, yaitu habitat pantai.


6.Makanan mereka sangatlah mudah didapat 
Kelomang merupakan omnivora atau hewan pemakan segalanya. Tapi bukan nasi goreng broo... . Di sisi lain, perut kelomang tidaklah sebesar manusia, maka berikan  makan yang secukupnya juga yang bervariasi supaya mereka bisa memilih menunya yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk kebutuhan kalsiumnya, anda cukup memberikannya tulang sotong, kulit telur,dan tulang cumi2. Taruh saja di luar tempat makannya karena tidak akan menimbulkan bau dan tidak busuk.


Tulang sotong




7.Mereka lucu dan menggemaskan....
Lucu kan?
8. Bisa regenerasi bagian badannya

Mereka bisa menumbuhkan kembali bagian badannya yang putus (regenerasi) dengan melalui proses molting. Coba kalau manusia bisa begini!!! hehehe

Kelomang bisa menumbuhkan kaki baru setelah putus


9. Umur mereka ternyata panjang looh

Di alam, mereka dapat berumur hingga 30 tahun . Umur itu bahkan bisa melebihi umur anjing dan kucing peliharaan anda. Namun jika di pelihara, mereka dapat mencapai 10 tahun jika dirawat dengan benar tentunya


Kelemahannya ternyata juga bikin kita males:


1.Mereka keluar di malam hari karena mereka adalah hewan malam(Nocturnal). 


Kelomang keluar malam hari

Sungguh disayangkan bahwa mereka keluar atau beraktifitas di malam hari. Hal itu dilakukan supaya mereka tidak dimangsa oleh pemangsa dan mencegah adanya persaingan makanan seperti persaingan dengan semut. Jadi, jangan paksa mereka untuk bangun siang hari yaa karena sama saja dengan membangunkan manusia di tengah malam.

2.Kesulitan yang sangat fatal yaitu kurang tersedianya cangkang kosong atau extra


Kelomang darat memerlukan cangkang untuk senantiasa menjaga kelembapan abdomen dan tubuhnya serta mengurangi adanya kontak fisik abdomennya yang lemah dengan lingkungan dan sesamanya. . Walaupun sudah memiliki cangkang extra, tetapi cangkang tersebut bisa saja tidak cocok atau sesuai dengan yang diinginkan kelomang tersebut. Menurut penelitian,ada beberapa jenis yang cukup selektif dalam memilih jenis model cangkangnya seperti kelomang  jenis Coenobita violascens.


3. Molting merupakan salah satu hal terbesar penyebab kematian kelomang.


Molting merupakan kewajiban bagi kelomang untuk tumbuh menjadi besar. Namun, molting juga telah menjadi kelemahan dari kelomang sendiri. Dalam proses molting, mereka berada dalam kondisi terlemah sehingga mudah stress dan mudah diserang oleh makhluk lain.

Molting bagi para hoobiest kelomang merupakan hal yang  paling ditakuti karena dapat menyebabkan kelomang kesayangan tewas mendadak.Walau memang menggembirakan melihat kelomang kita semakin besar, tetapi banyak hal-hal yang mempengaruhi keberhasilan molting, seperti suhu, kelembapan, dan lain - lain.


4. Repott niih !!!!

Ternyata memelihara kelomang merupakan hal yang sungguh repot. Makanan harus diganti setiap hari untuk menjaga supaya tidak membusuk di crabitat dan mencegah datangnya penyakit. Setiap hari kita juga harus memberikan makanan yang bervariasi mulai dari buah-buahan, sayur, dll.

5. Mereka tidak sepintar anjing dan kucing

Mereka bukanlah hewan yang tahu dan pintar seperti anjing atau burung yang mudah dilatih. Dia akan segera masuk ke dalam cangkang meskipun anda sebagai tuan dari kelomang-kelomang tersebut.

6.Butuh ketekunan, ketelitian dan kesabaran looh....

Naah, siapa yang tidak teliti dan sabar??? Mungkin memelihara kelomang  akan membuat anda kesal. Apa saja yang membuat kesal? Tentunya makanan yang tercecer atau tersebar ke seluruh crabitat sehingga anda harus membersihkannya atau wadah minuman yang kotor akibat media....

7.Mereka bukanlah hewan yang bisa kita pegang terus, dielus-elus, dan digendong. 

Bahkan perlakuan seperti ini justru menimbulkan stress pada kelomang tersebut yang bisa berujung pada kematian.

8.Penyakit mereka belum diketahui secara jelas
Mati karena stress atau penyakit
Naah, jadi kalau mereka sakit belum ada dokternyaa looh!!!

9.Hewan ini memang belum terlalu banyak dipelajari oleh manusia secara mendetail.

10. Makanan yang diberikan bisa dijadikan pesta bagi makhluk lain

Makanan-makanan yang  kita diberikan justru dapat membuat 'pesta' bagi para lalat, kecoa dan semut. Jadi coba berikan kapur ajaib di sekitar crabitat untuk mencegah hal itu terjadi.

11.Kelomang mudah haus 

Kelomang sangat mudah haus  sehingga air senantiasa merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kelomang. Di alam, mereka membutuhkan air tawar juga air laut meskipun kesukaan masing-masing jenis berbeda pula. Coenobita violascens justru menyukai air payau dalam hidupnya. Air tidak hanya digunakan sebagai minum melainkan untuk kemudian masuk ke dalam cangkangnya guna menjaga kelembapan cangkangnya.

12.Kelomang yang kita beli merupakan tangkapan alam


Anda harus tahu bahwa kelomang yang kita pelihara 100% adalah berasal dari alam alias ditangkap langsung dari alam. Meskipun beberapa negara sudah berhasil mengembangbiakkan, namun hasil anaknya masih sangat sedikit dan mahal.

13. Sulitnya mencari pedagang kelomang yang baik dan berpengalaman di Indonesia

Penjual kelomang di Indonesia hanya menjual kelomang tanpa mempelajarinya lebih dalam. Hal ini menjadikan kualitas kelomang yang dijual sangat buruk. Biasanya kelomang yang dibeli dari pet shop akan jauh lebih mahal dibanding dengan yang dijual di pasar, sekolah. Bagi pemula, disarankan agak membayar sedikit mahal utnuk kelomang kualitas baik karena lebih sehat dan bebas kutu.


Terlalu ramainya crabitat dapat meningkatkan tingkat stress kelomang




14. Kelomang bisa diguanakan sebagai indikator apakah pantai tercemar atau tidak

Oleh karena pernyataan berikut, maka kita simpulkan bahwa kelomang sangat sensitif akan pencemaran sehingga jika pemeliharaan yang salah dan kurang baik dapat pelan-pelan membunuh kelomang

Friday, May 1, 2015

Coenobita clypeatus (Purple Pincer Crab)

Mungkin kalian belum pernah mendengar atau mengetahui kelomang jenis ini....

Yaak... karena kelomang ini tidak ada di Indonesia melainkan di Benua Amerika.




Naah, gambar diatas merupakan gambar-gambar kelomang Coenobita clypeatus. Tidak kalah unik dan menggemaskan bukan??

Coenobita clypeatus  berhabitat di daerah tropis dan subtropis dan dapat ditemukan di Kepulauan Karibia, Florida, dan Bermuda (Kurta 1982).Kelomang tersebut memiliki gaya hidup, makanan, reproduksi dan kebiasaan yang tidak jauh beda dari saudara-saudara lainnya.

Sumber: Google

( Gambar diatas ambil dari mbah Google)
Karakteristik utama dari kelomang ini adalah warna ungu pada capit besarnya serta memiliki batang mata yang besar dan gemuk. Warnanya dari ungu maroon, merah, hingga merah keunguan. Sekilas jenis ini memiliki warna seperti C.brevimanus namun jika diamati lebih dekat dan jeli, mereka berbeda sama sekali.

Mereka memiliki kompetisi dengan semut yang juga sebagai detritus atau pengurai. Kompetisi ini menyebabkan kelomang ini mencari makan di malam hari daripada pada siang hari dimana semut-semut bekerja.

Cangkang Cittarium pica
Sumber: Google
Cangkang yang mereka suka mirip seperti C. perlatus, C. brevimanus yang menyukai cangkang jenis Turbo, dan Cittarium pica. 


Kelomang ini juga ditangkap untuk dijadikan binatang peliharaan, namun penangkapan berlebihan menyebabkan penurunan populasi kelomang ini. Hal ini sudah terjadi di Bermuda dimana pemerintah telah menetapkan peraturan untuk melindungi kelomang jenis ini.


Sayangnya kelomang ini ga ada di Indonesia T_T


Sementara ini, Coenobita clypeatus sudah pernah diimpor ke Indonesia, namun masih mengalami kesulitan dalam pemeliharaannya disini. Saya sendiri belum pernah memelihara jenis ini bahkan melihatnya secara langsung, jadi menjadi suatu kesempatan yang langka untuk bisa melihat dan memelihara jenis ini di Indonesia.


Sumber:


http://www.thecephalopodpage.org/MarineInvertebrateZoology/Coenobitaclypeatus.html

http://alaskahermit.com/information-center/crab-care/shell-guide-coenobita-clypeatus/

Gambar:

http://www.dpchallenge.com/image.php?IMAGE_ID=38222

http://coenobitaspecies.com/

http://www.coralreefphotos.com/caribbean-hermit-crab-coenobita-clypeatus-crabs/

http://www.caneandshells.co.nz/products/sea-shells/medium.html

Thursday, February 19, 2015

Ketam Kelapa/ Coconut crab/ Birgus latro


Sumber: Google

Ketam kelapa atau dalam bahasa latin yaitu Birgus latro, merupakan salah satu hewan terestial dalam keluarga atau famili Coenobitadae dan merupakan satu-satunya spesies dalam genus Birgus
Ukuran mereka cukuplah besar, yaitu bisa mencapai ukuran 1 meter jika diukur dari kaki ke kaki.
Habitat mereka pun cukup luas yaitu tersebar mulai dari Samudra Hindia dan Samudra Pasifik yang dekat dengan garis katulistiwa. 


Setelah menetas dari telur, ketam kelapa masih dalam bentuk plankton yang berenang di perairan. Setelah melewati 8 minggu dan proses molting berulang kali, ketam kelapa akan terus bertumbuh hingga mereka mulai masuk menuju daratan dan mulai memakai cangkang pertamanya. Setelah sekitar 2-2.5 tahun dengan melalui proses molting, mereka pun akan melepas cangkangnya karena zat kitin pada abdomennya yang sudah terbentuk sempurna dan mengeras sehingga mereka akan melepas cangkangnya dan pergi secara telanjang. Mereka akan terus bertumbuh hingga berukuran besar.

Sumber: Google
Makanan mereka cukup beragam mengingat mereka merupakan omnivora yaitu pemakan segalanya. Meskipun mereka tergolong omnivora, makanan favorit mereka yaitu kelapa, sehingga mereka diberi julukan sebagai ketam kelapa atau coconut crab.

Ketam kelapa merupakan hewan nocturnal atau beraktifitas di malam hari. Hal itu dilakukan untuk menghindari mereka dari pemangsa  seperti anjing, kadal, manusia dll. Pada waktu malam, mereka  mencari makanan di sekitar pantai bersama dengan hewan nocturnal lainnya yaitu kelomang darat, kepiting, dll. Pada siang hari, mereka akan menghabiskan waktunya tidur di balik semak, namun di beberapa jurnal yang pernah saya baca, pada beberapa pulau tempat ditemukan ketam juga beraktifitas di siang hari dan juga malam hari di hari yang sama. Biasanya pulau yang dihuni manusia menyebabkan lebih banyak ketam kelapa yang keluar di malam hari. Pada saat berlindung di teriknya siang hari, mereka bersembunyi di balik batang", daun-daun kering seperti daun pandan, dan tempat-tempat sembunyi lainnya. Hal itu dilakukan untuk menghindari sengatan matahari yang dapat mengurangi kelembapan pada tubuh ketam kelapa.

Sumber: Google
Saat dewasa, mereka tidak  lagi mengenakan cangkang siput atau benda-benda lainnya karena bagian abdomen atau bagian belakang mereka mengalami pengerasan dengan terbentuknya zat kitin dan kalsium yang tebal sehingga abdomen mereka kuat dan mencegah terjadinya penguapan air  yang berlebihan dari tubuhnya dan proteksi dari tekanan atau serangan fisik. Berbeda dengan saudaranya, kelomang memiliki abdomen yang lunak dan lemah sehingga mereka membutuhkan cangkang untuk proteksi serta menjaga kelembapannya.

Reproduksi ketam kelapa juga unik. Mereka akan kawin di pantai dengan ketam kelapa yang berukuran sama. Setelah kawin, betina akan menjaga telur tersebut hingga siap dilepaskan ke laut. Telur-telur tersebut akan menetas di laut namun tidak mendapat penjagaan sama sekali dari orang tuanya.

Tetapi ketam kelapa bukanlah untuk para newbie karena mereka termasuk hewan yang dilindungi oleh negara dan membutuhkan ruang yang luas sehingga mereka dapat leluasa bergerak bebas. Kandang atau crabitat juga harus besar dan disesuaikan dengan ukuran. Mungkin hewan ini tidak cocok untuk dipelihara di dalam aquarium kecuali jika masih berukuran kecil.
Hewan ini dilindungi dikarenakan banyak sekali eksploitasi besar-besaran untuk dimakan dan kerusakan lingkungan khususnya lingkungan pantai, abrasi pulau dan kenaikan air laut.
Sumber: Google

Rumor mengatakan bahwa saat Perang Dunia ke II, banyak sekali korban-korban perang yang menjadi santapan hewan ini dan  disisi lain, mereka juga dikenal sebagai pencuri pakaian warga kampung juga.

Sekian....Semoga berguna

Wednesday, January 21, 2015

Kuliner2 dari Jawa hingga Bali yang tak boleh terlewat

Naah, inii berikut kuliner2 yang gak boleeh dilewatin dari Jawa tengah, Jawa Timur dan tentunya daerah yang sudah tidak asing lagi, Bali...
Enjooy!!!


1. Soto Ayam Kampung Pak Parmo, Yogyakarta

Soto ini lebih terkenal dengan sebutan Soto Kridosono karena letaknya berdekatan dengan stadion Kridosono. Di kompleks tersebut juga ada beberapa penjual soto lainnya, namun menurut saya, Soto Pak Parmo lah yang tepat untuk mengisi daftar kuliner anda!!!



2. Soto daging Krincing dan Kolak Roti, Blitar
Blitar, Kota dimana Presiden Pertama Republik Indonesia dimakamkan, merupakan tempat yang juga tidak boleh terlewat dalam daftar kuliner anda. Banyak sekali penjaja makanan menjual makanannya di sepanjang jalan terutama setelah matahari tenggelam. Pada malam hari, banyak sekali tenda-tenda berdiri di pinggir jalan yang siap memuaskan lidah anda...Salah satunya adalah Soto daging Krincing. Kenapa saya sebut Soto Daging Krincing? Karena setiap mereka menuangkan kecap manis pada soto akan terdengar bunyi Krincingan yang digantung pada leher botol kecap tersebut...Unik bukan!!! Soto tersebut terletaknya di Jalan Semeru, Blitar. Jika anda dari Jalan Merdeka, cobalah ke Jalan Willis, ikuti jalan hingga anda menemui perempatan pertama. Letak Soto tersebut ada di sisi kanan anda (Hook) tapi mereka hanya buka di malam hari.

Naah yang kedua itu Kolak Roti. Penjaja ini biasanya menjual kolak roti dan wedang ronde. Setelah menikmati makan soto dan dinginnya udara Kota Blitar, anda bisa duduk santai sambil merasakan hangatnya kuah kolak roti dan wedang ronde. Penjual ini biasanya buka pada malam hari di sepanjang Jalan Merdeka. Dijamin mantaap!!!

3. Soto daging dan ayam Pak Kasim, Situbondo

Saat saya sedang pulang dari Bali dengan mobil, waktu jam makan siang pun datang. Tiba-tiba kami menemui sebuah warung soto yang cukup bagus karena toko yang bagus biasanya cukup diminati. Akhirnya, kami sekeluarga pun menyempatkan untuk mencicipi soto yang ada. Saya pun memesan soto daging yang cukup unik. Soto tersebut menggunakan koya yang terbuat dari serundeng atau kelapa parut panggang. Setelah saya cicipi, koya terasa memperindah cita rasa daging dan rempah-rempah soto yang ada. Semua bahan terasa cocok dan saling mendukung sehingga membuat saya menambah lagi satu mangkuk.



 4. Sate Kambing Bu Laminah

Waah, makanan di bawah ini sangat tidak boleh terlewat jika anda pulang kampung dengan melewati Kota Gombong.
Sate Kambing Laminah sangatlah luar biasa karena dagingnya yang sangat empuk, apalagi disajikan dengan kecap manis dan nasi hangat..beeh!!!
Jika anda mampir, jangan lupa pesan gule dan otak kambingnya. Gule Bu Laminah ini belum pernah saya temukan di Jakarta, jadi gule tersebut merupakan sesuatu yang baru untuk dicoba. Rasa gule nya sangat halus, mirip opor ayam dan menggunakan bawang putih goreng. Otak kambingnya juga benar-benar "juicy" dan seakan meleleh di mulut. Sayangnya, otak kambing ini jumlahnya terbatas looh, jdi harus cepet" pesan hahaha

Masih kurang yakin akan rasanya?? Bisa dicek di mbah gugle kok hehe...
Repost dari blog saya juga tentang: Jalan-jalan neng Gombong


Gule dan Sate Kambing Bu Laminah

Otak Kambing 
5. Depot Gang Jangkrik, Malang
 Depot Gang Jangkrik adalah depot yang menyajikan hidangan Chinese food. Makanan yang disajikan yaitu nasi goreng, mie goreng, mie ayam, dll. Depot ini membuka 2 cabang di Kota Malang salah satunya yang terkenal adalah depot yang ada di Jalan Kawi Kios 26(+62 341 566283). 



6. Soto Sokaraja, Banyumas
Soto Sokaraja adalah soto khas Banyumas, Jawa Tengah. Soto ini sangatlah berbeda dengan soto-soto pada umumnya karena bumbu dan kerupuknya yang unik. Soto ini terdiri dari ketupat, ayam, bihun, tauge, kacang, kerupuk mie, kerupuk warna-warni dan yang gak kalah yaitu sambel kacangnya. 
Pokoknya beda deh!!!



7. Rawon Nguling, Malang
 Siapa yang gak kenal rawon? Makanan ini seakan sudah merajalela di Pulau Jawa. Eitts, tpi yang kali ini bedaa looh...andalan rawonnya yaitu rawon dengkul sapi hihihi.
Letaknya di Jalan Zaenal Arifin no 62 , Malang, Jawa Timur.
Menu ini wajib jika anda berkunjung ke Kota Malang hehe.




8. Iga Babi Wahaha

Naah, bagi para pencinta daging babi dan yang suka jalan-jalan di Bali...Makanan yang ini wajib dicoba. 

Iga babi ini beda ama iga babi lainnya karena iga bakar wahaha bener-bener empuk dan "juicy" di mulut. Bumbu-bumbu nya pun meresap ke daging dan seirama menciptakan rasa "maknyuss". Harganya pun terjangkau mengingat porsi ini cukup besar looh.
Kalau masih penasaran, boleh kok search mbah gugle untuk menambah rasa percaya diri anda hahaha.

Mau yang lain lagii?? Tunggu yaa....